Rangkaian Acara Festival Candisari
Festival dimulai pukul 13.00 WIB dengan proses pendaftaran ulang peserta lomba rebana. Setelah seluruh penampilan selesai, dewan juri melakukan diskusi untuk menentukan para pemenang.
Sambil menunggu pengumuman juara, para peserta dan tamu undangan menikmati berbagai hiburan seperti :
- Menyanyi bersama
- Joget bersama dengan iringan penyanyi
- Hiburan solo organ (orgen tunggal)
Selain hiburan, pengunjung juga dapat menikmati bazar UMKM Kecamatan Candisari yang menawarkan berbagai produk seperti :
- Makanan dan minuman lokal
- Camilan dan oleh-oleh khas
- Aksesoris dan kerajinan
- Produk kosmetik
- Sayuran segar dan vitamin dari program CSR
Kegiatan ini turut menghadirkan program Kempling Semar (Ketahanan Pangan Keliling Semarang) serta layanan servis motor Honda bagi masyarakat.
Cooking Class untuk Warga Candisari
Panitia Festival Rebana Klasik di Kecamatan Candisari menggelar Cooking Class untuk warga, khususnya ibu-ibu dari berbagai kelurahan, sebagai bagian dari rangkaian acara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan memasak sekaligus memberikan inspirasi bagi warga yang ingin mengembangkan usaha kuliner rumahan, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi keluarga di Candisari.
Lomba Festival Rebana Klasik Non Elektrik
Festival ini juga menjadi salah satu lomba rebana terbesar di Semarang yang diikuti peserta dari berbagai daerah seperti :
- Semarang
- Yogyakarta
- Kendal
- Pekalongan
- Pemalang
- Surakarta
- Tegal
- Salatiga
dan kota sekitarnya
Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi para pecinta musik rebana untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka.
Ketentuan Lomba
Berikut kriteria lomba yang harus dipenuhi peserta :
- Maksimal 15 orang per kelompok
- Membawakan lagu “Ya Ramadhan”
- Kategori Umum (Putra, Putri, Anak, Dewasa)
- Durasi maksimal 15 menit termasuk persiapan
- Alat musik dibawa sendiri
- Biaya pendaftaran Rp75.000 per kelompok
Total Hadiah Jutaan Rupiah
Peserta lomba berkesempatan meraih hadiah menarik berupa uang tunai, voucher belanja, trofi, dan sertifikat.
Daftar hadiah :
- Juara 1
Rp1.250.000 + Voucher Belanja Rp250.000 + Trofi + Sertifikat
- Juara 2
Rp1.000.000 + Voucher Belanja Rp200.000 + Trofi + Sertifikat
- Juara 3
Rp900.000 + Voucher Belanja Rp100.000 + Trofi + Sertifikat
- Harapan 1
Rp700.000 + Voucher Belanja Rp100.000 + Trofi + Sertifikat
- Harapan 2
Rp500.000 + Voucher Belanja Rp100.000 + Trofi + Sertifikat
- Harapan 3
Rp400.000 + Voucher Belanja Rp100.000 + Trofi + Sertifikat
Pelayanan Publik untuk Masyarakat
Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada warga, Kecamatan Candisari juga menyediakan berbagai layanan publik selama acara berlangsung, antara lain :
- Layanan administrasi kependudukan
- Pemeriksaan kesehatan gratis
- Pengurusan izin usaha
- Pelatihan UMKM
- Pelayanan pajak dan koperasi
Kegiatan ini memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan pemerintah secara langsung dalam satu lokasi.
Dukungan UMKM Lokal
Festival ini juga menghadirkan bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk lokal seperti :
- Kuliner khas daerah
- Kerajinan tangan
- Pakaian
- Produk kreatif masyarakat
Partisipasi UMKM diharapkan mampu meningkatkan promosi produk lokal serta memperkuat ekonomi masyarakat Kecamatan Candisari.
Ajakan untuk Masyarakat
Festival Rebana Klasik Non Elektrik di Kecamatan Candisari menjadi ajang budaya yang meriah dan sarat makna. Acara ini menghadirkan lomba rebana dari peserta berbagai daerah, hiburan musik, bazar UMKM, serta cooking class, sekaligus menyediakan layanan publik seperti pemeriksaan kesehatan, administrasi kependudukan, dan pelatihan UMKM. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kebersamaan warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui partisipasi UMKM.
Masyarakat diundang untuk hadir bersama keluarga, teman, dan komunitas dalam festival terbuka ini. Selain menikmati hiburan dan lomba rebana, pengunjung dapat mendukung produk lokal, belajar keterampilan memasak, serta memanfaatkan berbagai layanan masyarakat yang tersedia. Festival ini menjadi momentum pelestarian seni religi sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Kesimpulan
Festival Rebana Klasik Non Elektrik yang diselenggarakan oleh Kecamatan Candisari bersama Fokus Candisari menjadi bukti nyata bagaimana sebuah kegiatan budaya mampu menghadirkan banyak manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni religi bagi para pecinta rebana dari berbagai kota, festival ini juga mempererat kebersamaan warga serta menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk mempromosikan produk mereka.
Melalui rangkaian kegiatan seperti lomba rebana, bazar UMKM, cooking class, hiburan, hingga berbagai layanan publik, acara ini berhasil menggabungkan unsur budaya, ekonomi, dan pelayanan masyarakat dalam satu kegiatan yang meriah. Diharapkan festival ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai upaya melestarikan seni tradisional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Candisari dan Kota Semarang.
Rangkaian Acara Festival Candisari
Festival dimulai pukul 13.00 WIB dengan proses pendaftaran ulang peserta lomba rebana. Setelah seluruh penampilan selesai, dewan juri melakukan diskusi untuk menentukan para pemenang.
Sambil menunggu pengumuman juara, para peserta dan tamu undangan menikmati berbagai hiburan seperti :
- Menyanyi bersama
- Joget bersama dengan iringan penyanyi
- Hiburan solo organ (orgen tunggal)
Selain hiburan, pengunjung juga dapat menikmati bazar UMKM Kecamatan Candisari yang menawarkan berbagai produk seperti :
- Makanan dan minuman lokal
- Camilan dan oleh-oleh khas
- Aksesoris dan kerajinan
- Produk kosmetik
- Sayuran segar dan vitamin dari program CSR
Kegiatan ini turut menghadirkan program Kempling Semar (Ketahanan Pangan Keliling Semarang) serta layanan servis motor Honda bagi masyarakat.
Cooking Class untuk Warga Candisari
Panitia Festival Rebana Klasik di Kecamatan Candisari menggelar Cooking Class untuk warga, khususnya ibu-ibu dari berbagai kelurahan, sebagai bagian dari rangkaian acara. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan memasak sekaligus memberikan inspirasi bagi warga yang ingin mengembangkan usaha kuliner rumahan, sekaligus mendukung pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi keluarga di Candisari.
Lomba Festival Rebana Klasik Non Elektrik
Festival ini juga menjadi salah satu lomba rebana terbesar di Semarang yang diikuti peserta dari berbagai daerah seperti :
- Semarang
- Yogyakarta
- Kendal
- Pekalongan
- Pemalang
- Surakarta
- Tegal
- Salatiga
dan kota sekitarnya
Kompetisi ini memberikan kesempatan bagi para pecinta musik rebana untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan mereka.
Ketentuan Lomba
Berikut kriteria lomba yang harus dipenuhi peserta :
- Maksimal 15 orang per kelompok
- Membawakan lagu “Ya Ramadhan”
- Kategori Umum (Putra, Putri, Anak, Dewasa)
- Durasi maksimal 15 menit termasuk persiapan
- Alat musik dibawa sendiri
- Biaya pendaftaran Rp75.000 per kelompok
Total Hadiah Jutaan Rupiah
Peserta lomba berkesempatan meraih hadiah menarik berupa uang tunai, voucher belanja, trofi, dan sertifikat.
Daftar hadiah :
- Juara 1
Rp1.250.000 + Voucher Belanja Rp250.000 + Trofi + Sertifikat
- Juara 2
Rp1.000.000 + Voucher Belanja Rp200.000 + Trofi + Sertifikat
- Juara 3
Rp900.000 + Voucher Belanja Rp100.000 + Trofi + Sertifikat
- Harapan 1
Rp700.000 + Voucher Belanja Rp100.000 + Trofi + Sertifikat
- Harapan 2
Rp500.000 + Voucher Belanja Rp100.000 + Trofi + Sertifikat
- Harapan 3
Rp400.000 + Voucher Belanja Rp100.000 + Trofi + Sertifikat
Pelayanan Publik untuk Masyarakat
Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada warga, Kecamatan Candisari juga menyediakan berbagai layanan publik selama acara berlangsung, antara lain :
- Layanan administrasi kependudukan
- Pemeriksaan kesehatan gratis
- Pengurusan izin usaha
- Pelatihan UMKM
- Pelayanan pajak dan koperasi
Kegiatan ini memudahkan masyarakat untuk mengakses berbagai layanan pemerintah secara langsung dalam satu lokasi.
Dukungan UMKM Lokal
Festival ini juga menghadirkan bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk lokal seperti :
- Kuliner khas daerah
- Kerajinan tangan
- Pakaian
- Produk kreatif masyarakat
Partisipasi UMKM diharapkan mampu meningkatkan promosi produk lokal serta memperkuat ekonomi masyarakat Kecamatan Candisari.
Ajakan untuk Masyarakat
Festival Rebana Klasik Non Elektrik di Kecamatan Candisari menjadi ajang budaya yang meriah dan sarat makna. Acara ini menghadirkan lomba rebana dari peserta berbagai daerah, hiburan musik, bazar UMKM, serta cooking class, sekaligus menyediakan layanan publik seperti pemeriksaan kesehatan, administrasi kependudukan, dan pelatihan UMKM. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat kebersamaan warga, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui partisipasi UMKM.
Masyarakat diundang untuk hadir bersama keluarga, teman, dan komunitas dalam festival terbuka ini. Selain menikmati hiburan dan lomba rebana, pengunjung dapat mendukung produk lokal, belajar keterampilan memasak, serta memanfaatkan berbagai layanan masyarakat yang tersedia. Festival ini menjadi momentum pelestarian seni religi sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat di Kecamatan Candisari, Kota Semarang.
Kesimpulan
Festival Rebana Klasik Non Elektrik yang diselenggarakan oleh Kecamatan Candisari bersama Fokus Candisari menjadi bukti nyata bagaimana sebuah kegiatan budaya mampu menghadirkan banyak manfaat bagi masyarakat. Tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni religi bagi para pecinta rebana dari berbagai kota, festival ini juga mempererat kebersamaan warga serta menjadi ruang bagi UMKM lokal untuk mempromosikan produk mereka.
Melalui rangkaian kegiatan seperti lomba rebana, bazar UMKM, cooking class, hiburan, hingga berbagai layanan publik, acara ini berhasil menggabungkan unsur budaya, ekonomi, dan pelayanan masyarakat dalam satu kegiatan yang meriah. Diharapkan festival ini dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai upaya melestarikan seni tradisional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Candisari dan Kota Semarang.